3 Tips Atasi Alogaritme Instagram

Skalacomm
25 September 2018

Setiap media social pasti memiliki alogaritmenya masing-masing, namun belakangan ini perubahan alogartime membawa dampak besar bagi para penggunanya termasuk pelaku digital marketing di berbagai penjuru dunia.

Salah satu media social yang ikut merombak alogaritme adalah Instagram. Kini tampilan konten (feed) tiap pengguna terkesan acak dan kurang relevan dibandingkan dulu. Hal ini tentu saja membuat kamu bingung untuk mempertimbangkan agar strategi pemasaran di Instagram tetap efektif, berikut 3 Tips atasi alogaritme Instagram :

  • Engagement tinggi

Alogaritme Instagram kini mementingkan factor engagement (keterlibatan) para pemakainya terhadap suatu konten dibandingkan kronologi waktu pengunggahan.

Urutan konten dalam feed Instagram pada akun milikmu didasarkan pada sejarah ketertarikanmu terhadap suatu jenis konten, hubunganmu dengan orang yang mengunggah konten dan ketepatan waktu saat konten tersebut dipublikasikan.

Perilaku alogaritme tersebut mendorong agar creator lebih kreatif falam mengemas konten sehingga meninggalkan kesan yang kuat pada audiensnya.

  • Fitur Stories

Memanfaatkan fungsi interkatif yang disediakan oleh Instagram yaitu fitur Stories secara efektif dianggap dapat mempengaruhi alogaritme. Semakin banyak pengguna berinteraksi dengan kiriman stories Instagram yang kamu buat, semakin besar pula kemungkinan konten milikmu akan muncul dihalam feed mereka.

  • Hashtag

Hashtag merupakan indikator lama yang masih diperhitungkan oleh Instagram, penggunaan hastag kedalam caption konten yang relevan  mampu memancing follower baru, sekaligus meningkatkan engagement.